Welcome to my Blog ^^

  • DOTA2

    Dota 2 is a free-to-play multiplayer online battle arena video game developed and published by Valve Corporation.

  • PARAGON, EPIC GAMES' NEW MOBA ON PLAYSTATION 4 AND PC, PUTS YOU IN THE ACTION WITH DIRECT THIRD-PERSON CONTROL AND DEEP STRATEGIC CHOICE. CHOOSE FROM AN EVER-EXPANDING ROSTER OF UNIQUE HEROES, EARN CARDS TO CUSTOMIZE YOUR ABILITIES, AND TEAM UP WITH YOUR FRIENDS ONLINE TO CLAIM VICTORY.

  • "GAME OF THE YEAR" - IGN

    FIGHT FOR THE FUTURE.

  • Papi4d2

    Bandar Togel terpercaya.

Monday, February 28, 2022

Apakah di Matahari Ada Bebatuan dan Ada Gravitasi? Ini Jawabannya


Jarak Matahari dengan Bumi adalah 150 juta kilometer. Itu jarak yang sangat jauh. Namun, meski jaraknya sangat jauh, kita yang ada di Bumi masih bisa merasakan panas yang berasal dari Matahari. Apalagi di siang hari ketika Matahari sedang terik-teriknya.

Kuatnya panas Matahari, hingga masih bisa dirasakan dari jarak jutaan kilometer, karena suhu Matahari yang luar biasa panas. Permukaan Matahari suhunya mencapai 6.000 derajat Celsius. 

Karena itu tidak ada benda padat di Matahari—semua yang ada di sana hanya gas. Tidak ada bebatuan atau apa pun. Karena, jika ada, benda-benda padat semacam itu pasti meleleh akibat panas.

Apakah di matahari ada gravitasi?

Ada gravitasi di Matahari, dan gaya gravitasi di Matahari 28 kali lipat lebih besar dibanding gravitasi yang ada di Bumi. Artinya, secara teori, jika seseorang yang memiliki berat 100 kilogram di Bumi berjalan di permukaan Matahari, maka beratnya akan meningkat menjadi 2.800 kilogram.

Gravitasi yang ada di Matahari memungkinkan Matahari menarik semua komponen-komponen penyusunnya membentuk suatu bola sempurna. Gravitasi Matahari pula yang menahan planet-planet yang mengelilinginya tetap berada di orbitnya masing-masing. Pengaruh dari gravitasi Matahari masih dapat terasa hingga jarak 2 tahun cahaya.

Share:

Sunday, February 13, 2022

Langka dan Mengerikan, Inilah Makhluk Paling Aneh di Dunia

Ada banyak sekali hewan yang telah dikenal dan diklasifikasikan oleh para ilmuwan. Jumlahnya tak terhitung, saking banyaknya. Meski begitu, selalu muncul hewan-hewan baru yang belum dikenal, dengan keunikan dan ciri-ciri ganjil yang membuat ilmuwan tercengang. Salah satunya adalah makhluk yang disebut cacing martil.

Cacing martil bertubuh panjang, kurus, menyeramkan, merangkak, dan terlihat sangat aneh! Seperti hewan aneh lainnya, cacing martil atau planari broadhead, adalah makhluk menarik yang memiliki karakteristik unik.

Danish Ho, pria asal Kota Johor Bahru, Malaysia, sedang menghabiskan waktu bersama keluarganya saat ia menemukan makhluk tersebut. Dia belum pernah melihat hewan seperti itu sebelumnya.

Awalnya, Ho mengira makhluk itu sejenis ular. Karena itulah ia mengeluarkan kamera untuk merekamnya.

Para ahli mengatakan, bagaimana pun makhluk itu termasuk dalam genus Bipalum, namun nama spesies pastinya belum diketahui. Karakteristik biologis yang paling menarik adalah mulutnya yang memiliki tugas ganda, karena juga berfungsi sebagai anusnya.

Informasi menarik lain tentang cacing martil; jika ia terbelah menjadi dua bagian, keduanya akan membentuk dua cacing baru, dan bukan menyatu.

Apa yang biasa ia makan? Cacing martil adalah karnivora yang menjebak mangsa menggunakan lendir yang diproduksinya. Kemudian, ia meletakkan mangsa ke mulutnya yang lebar, meminum sekresi yang dikeluarkan dengan memaksa faring masuk ke tubuh mangsanya.

Cacing martil mendapat julukan dari bentuk mulutnya. Ini mirip dengan hiu martil. Sebagai makhluk hidup, cacing martil bisa lapar. Jika tidak bisa memuaskan rasa laparnya, ia bisa makan dirinya sendiri! Bagaimana caranya? Dengan memakan organ reproduksi dan jaringan tubuhnya sendiri.

Ketika tiba saatnya cacing martil berkembang biak, ia bertelur dan mengeluarkan telur yang mirip dengan banyak spesies lainnya.

Namun, cacing ini juga dikenal sebagai hewan ahermafrodit, yang berkembang biak melalui proses sepuluh hari yang dikenal sebagai ‘fragmentasi’. Yakni dengan membelah tubuhnya sendiri, dan membiarkan bagian tubuh yang terpisah untuk menumbuhkan kepala baru.

Share:

Planet Nibiru, Hoax Paling Terkenal di Zaman Modern


 Sekitar satu dekade yang lalu, tepatnya menjelang akhir 2010-an, orang-orang di berbagai negara ramai membicarakan sebuah planet yang disebut Nibiru. Menurut wacana yang beredar pada masa itu, Nibiru adalah planet yang diperkirakan akan menabrak Bumi, hingga menyebabkan kehancuran. Pembicaraan itu lalu tersambung dengan ramalan kiamat yang konon akan terjadi pada tahun 2012.

Karena dikhawatirkan berdampak kiamat, banyak orang yang mengkhawatirkan kedatangan planet Nibiru. Bagaimana pun, waktu itu, pembicaraan mengenai planet Nibiru serta ramalan kiamat 2012 terdengar sangat “ilmiah”. Namun, akhirnya, setelah waktu berlalu, terbukti kalau isu planet Nibiru dan horor kiamat 2012 hanyalah hoax.

Bagaimana sebenarnya asal usul planet Nibiru, hingga pernah menjadi topik pembicaraan orang-orang sedunia, serta apa hubungannya dengan kehancuran bumi? Berikut ini uraian mengenai asal usul planet Nibiru, serta perkembangannya kemudian, yang lalu berakhir dengan hoax.

Tahun 1846

Pada 30 September 1846, satu minggu setelah planet Neptunus ditemukan, seorang ahli matematika Perancis, bernama Le Verrie, mengumumkan kemungkinan masih adanya planet lain di tata surya kita yang belum ditemukan.

Ia menggunakan teori mekanika Newton untuk mengukur gangguan orbital Neptunus, dan menyimpulkan bahwa gangguan ini pastilah disebabkan gaya gravitasi planet lain.

Pada 10 Oktober tahun yang sama, Triton, bulannya Neptunus, ditemukan. Dengan penemuan Triton, para astronom dapat menghitung kembali massa planet Neptunus. Namun, di luar perkiraan, mereka menemukan massa Neptunus lebih besar 2% dari yang diperkirakan.

Perhitungan ini sudah memasukkan pengaruh gravitasi Uranus. Bahkan, ketika Pluto ditemukan pada 1930, para ilmuwan menyimpulkan bahwa Pluto tidak cukup besar untuk mempengaruhi massa Neptunus.

Jadi, astronom kembali berusaha mencari planet lain yang dianggap bertanggung jawab atas gangguan massa Neptunus.

Planet lain yang belum ditemukan itulah yang disebut planet X. Jadi, planet X sesungguhnya adalah penyebutan planet yang dipercaya ada, namun belum ditemukan. Konsep ini sebenarnya telah ada sejak tahun 1840-an, dan bukan sesuatu yang baru. Misteri anomali massa Neptunus terus bertahan hingga tahun 1980.

Tahun 1976

Sebuah buku kontroversial berjudul “The Twelfth Planet” diluncurkan oleh Zecharia Sitchin. Dalam buku itu, Sitchin menginterpretasikan kembali tulisan Sumeria kuno yang telah berumur 6.000 tahun, dengan mengganti nama dewa-dewa Sumeria dengan nama-nama planet hipotetis.

Menurut Sitchin, pada masa sebelum ada planet bumi, ada sebuah planet yang bernama Tiamat yang terletak di antara Mars dan Jupiter. Suatu hari, orbit Tiamat dimasuki planet raksasa lain yang besarnya sekitar 20 kali Jupiter. Planet ini bernama Nibiru. Nibiru berarti “tempat persimpangan” atau “tempat terjadinya transisi”.

Perjumpaan itu menyebabkan Tiamat bertabrakan dengan salah satu bulan Nibiru. Pecahan dari tabrakan ini menyebabkan terbentuknya planet Bumi.

Menurut Sitchin, Nibiru adalah tempat berdiamnya satu ras alien bernama Annunaki, yang memiliki periode orbit 3.630 tahun mengelilingi matahari. Annunaki, yang selamat dari tabrakan itu, kemudian datang ke bumi. Lalu ceritanya berkembang.

Annunaki konon memodifikasi genetika primata di bumi dengan cara mencampurnya dengan gen mereka, untuk menciptakan homo sapiens (manusia) sebagai budak mereka.

Ketika Annunaki meninggalkan bumi, mereka membiarkan manusia (yang merupakan primata hasil modifikasi genetika) memerintah bumi hingga mereka datang kembali ke bumi. Para pengikut Sitchin kemudian mengambil konsep dan istilah planet X untuk menggambarkan planet Nibiru. Bagi mereka, planet X yang sedang dicari-cari sesungguhnya adalah Nibiru.

Inilah pertemuan pertama antara konsep planet X dan Nibiru.

Para pengikut Sitchin kemudian juga menghubungkan kedatangan kembali Nibiru dengan perhitungan kiamat kalender suku Maya. Mereka menyimpulkan bahwa Planet Nibiru akan masuk ke orbit bumi pada 21 Desember 2012.

Ingat, bahwa gravitasi planet akan mempengaruhi planet lain yang ada di dekatnya. Nibiru, yang disebut memiliki besar 20 kali Jupiter, dipastikan akan membawa kehancuran bagi planet bumi.

Tahun 1980-an

NASA mengumumkan bahwa anomali massa Neptunus ternyata sebuah kesalahan data observasi. Setelah data tersebut diperbaiki, maka tidak lagi ditemukan kesalahan orbital. Misteri yang bertahan sejak 1840-an itu pun terpecahkan. Wacana Nibiru dan kiamat 2012 mulai tenggelam perlahan-lahan.

Tahun 1983

Headline media-media di dunia menulis bahwa dua astonom bernama Neugebauer dan Houck menemukan sebuah planet seukuran Jupiter melanglang buana di antariksa, sekitar 2 miliar kilometer dari matahari. Orang-orang mulai bertanya-tanya, apakah ini mungkin tanda keberadaan Nibiru.

Namun, ternyata media salah! Neugebauer dan Houck hanya mengatakan bahwa mereka menemukan ketidakberaturan dalam spektrum infrared. Ini bisa berarti apa saja, mulai dari sebuah planet hingga sebuah galaksi.

Tahun 1994

Seorang peneliti dan astrolog, bernama John Major Jenkins, menerbitkan sebuah buku berjudul “Tzolkin: Visionary Perspectives and Calender Studies”.

Dalam buku itu, ia menafsirkan arti periode-periode kalender Maya. Bukan sesuatu yang baru, namun Jenkins kembali mempopulerkan konsep kalender Maya yang telah dipopulerkan sebelumnya oleh Michael D. Coe.

Jenkins dianggap sebagai orang yang paling bertanggung jawab dalam penyebaran kembali konsep kiamat 2012. Kiamat 2012 kembali mendapat perhatian dunia, didorong oleh publikasi buku Jenkins.

Tahun 1995

Seorang paranormal, bernama Nancy Lieder, mengklaim bahwa ia diperingatkan oleh suatu ras alien yang tinggal di sebuah planet yang terletak di sistem planet Zeta Reticuli, bahwa Nibiru akan menghancurkan bumi pada Mei 2003.

Tahun 2003

Ramalan Nancy Lieder meleset. Mei 2003, dunia tidak kiamat. Nancy Lieder mengoreksi ramalannya menjadi tahun 2012.

Tahun 2005

NASA mengumumkan bahwa pada 21 Oktober 2003 sebelumnya telah ditemukan sebuah planet baru kesepuluh yang diberi nama Eris. Orang-orang segera mengasosiasikannya dengan Nibiru.

April 2006  

Arti kata planet didefinisikan ulang. Berdasar pada definisi baru, Eris masuk ke dalam kategori planet mini, bersama Pluto. Lagi pula, karakter Eris sangat jauh dari Nibiru. Periode orbit Eris hanya 556,7 tahun.

Tahun 2007 - Sekarang

Konsep kiamat 2012 kembali dihidupkan oleh beberapa buku populer. Namun, kali ini, Nibiru bukan dianggap sebagai penyebab kiamat, melainkan badai matahari (solar maximum). Nibiru hanya menjadi wacana sampingan, tertutup oleh popularitas badai matahari.




 

Share:

Saturday, February 12, 2022

Misteri Big Bang, Ledakan Dahsyat yang Membentuk Alam Semesta


Big Bang atau Ledakan Dahsyat/Dentuman Besar (dikenal juga dengan sebutan Teori Dentuman Besar) adalah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta, berdasarkan kajian kosmologi tentang bentuk awal dan perkembangan alam semesta.

Berdasarkan pemodelan ledakan tersebut, pada mulanya alam semesta dalam keadaan sangat panas dan padat yang mengembang pesat, secara terus-menerus hingga hari ini. Orang yang pertama kali memperkenalkan teori Big Bang adalah Georges Lemaître, seorang biarawan Katolik Roma Belgia, meski ia menyebutnya sebagai “hipotesis atom purba”.

Kerangka model teori Big Bang bergantung pada teori Relativitas Umum Albert Einstein dan beberapa perkiraan sederhana, seperti homogenitas dan isotropi ruang. Persamaan yang mendeksripsikan teori Ledakan Dahsyat dirumuskan oleh Alexander Friedmann.

Teori Big Bang menunjukkan bahwa semua benda di alam semesta pada awalnya satu wujud, dan kemudian terpisah-pisah. Ini diartikan bahwa keseluruhan materi diciptakan melalui Big Bang atau ledakan raksasa dari satu titik tunggal, dan membentuk alam semesta yang sekarang dengan cara pemisahan satu dengan yang lain.

Pada tahun 1948, Gerge Gamov muncul dengan gagasan lain tentang Big Bang. Ia mengatakan bahwa jika alam semesta terbentuk melalui ledakan raksasa, maka sisa radiasi yang ditinggalkan oleh ledakan itu haruslah ada di alam. Selain itu, radiasi itu juga harus tersebar merata di semua penjuru alam semesta.
Bukti yang “seharusnya ada” itu pada akhirnya memang ditemukan. Pada tahun 1965, dua peneliti bernama Arno Penziaz dan Robert Wilson menemukan gelombang itu tanpa sengaja.

Radiasi tersebut, yang dinamakan radiasi latar kosmis, tidak terlihat memancar dari satu sumber tertentu, tetapi meliputi keseluruhan ruang angkasa, dan diketahui sebagai sisa radiasi peninggalan dari tahapan awal peristiwa Big Bang. Penzias dan Wilson dianugerahi Nobel untuk penemuan mereka.

Kemudian, pada tahun 1989, NASA mengirimkan satelit Cosmic Background Explorer (COBE) ke ruang angkasa untuk melakukan penelitian tentang radiasi latar kosmis. Hanya perlu 8 menit bagi COBE untuk membuktikan perhitungan Penziaz dan Wilson.

COBE menemukan sisa ledakan raksasa yang telah terjadi di awal pembentukan alam semesta, dan penemuan itu dinyatakan sebagai penemuan astronomi terbesar sepanjang masa, yang juga membuktikan kebenaran teori Big Bang.

Bukti penting lain untuk Big Bang adalah jumlah hidrogen dan helium di ruang angkasa. Dalam banyak penelitian, diketahui bahwa konsentrasi hidrogen-helium di alam semesta sesuai dengan perhitungan teoritis konsentrasi hidrogen-helium sisa peninggalan peristiwa Big Bang.

Apabila alam semesta tidak memiliki permulaan, dan jika ia telah ada sejak dahulu kala, maka unsur hidrogen itu seharusnya telah habis sama sekali dan berubah menjadi helium.

Berdasarkan pengukuran terbaik pada tahun 2009, keadaan awal alam semesta bermula sekitar 13,7 miliar tahun lalu, yang kemudian dijadikan rujukan sebagai waktu terjadinya Big Bang tersebut. Teori itu telah memberikan penjelasan paling lengkap dan akurat, yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan.

Segala bukti meyakinkan di atas menyebabkan teori Big Bang diterima oleh semua masyarakat ilmiah. Model Big Bang adalah titik terakhir yang dicapai ilmu pengetahuan tentang asal muasal alam semesta.
 

Share:

Wednesday, February 9, 2022

Teks Mesopotamia Kuno Mengungkap Bentuk Kapal Nabi Nuh


 Selama puluhan tahun, para ahli sejarah berusaha mengungkap kebenaran tentang bahtera Nabi Nuh, mulai dari penemuan bangkai kapal di atas gunung Ararat hingga dugaan lain menyatakan berada di atas gunung Himalaya. Semua itu hanya untuk membuktikan bahwa mitos yang menjadi literatur budaya dan agama adalah benar adanya.

Bukti baru yang dikeluarkan oleh sekelompok arkeolog Inggris mengungkapkan bahwa bahtera Nabi Nuh berbentuk lingkaran, terbuat dari alang-alang, dan panjang bahtera diperkirakan sama dengan ukuran enam bus berlantai dua (bus bertingkat). Dengan kata lain, bahtera itu tidak sebesar yang dipikirkan selama ini, bahtera raksasa yang besar, tetapi lebih mirip piring yang terapung diatas air.

Bukti baru bentuk bahtera Nabi Nuh

Para arkeolog telah menjelajahi dunia untuk membuktikan kisah bahtera Nabi Nuh dalam kisah banjir besar. Tetapi, karena dokumentasi yang dimiliki sangat sedikit, hal ini menjadi mitos turun temurun. Kisah banjir besar menceritakan sebuah kapal besar yang mengangkut pengikut Nabi Nuh beserta hewan dan tumbuhan yang bisa diselamatkan.

Tetapi, menurut Irving Finkel, seorang asisten penjaga skrip Mesopotamia kuno, bahasa dan budaya dari departemen British Museum, bahtera Nabi Nuh merupakan lingkaran dan terlihat sangat berbeda dari gambaran tradisi yang beredar.

Semua analisis itu dituliskan dalam buku berjudul 'The Ark Before: Decoding the Story of the Flood', dimana Dr Irving mengungkap simbol kode yang tertulis pada lembaran yang terbuat dari tanah liat berusia 4000 tahun. Lembaran kuno ini menurutnya merupakan kunci penafsiran baru tentang bahtera Nuh.

Bukti itu diperkirakan berasal dari sebuah tablet tanah liat, dokumen tunggal persegi panjang seukuran telapak tangan, mungkin dibuat sekitar 4000 hingga 4700 tahun lalu, tercakup dalam tulisan paku (Cuneiform) yang berisi rincian instruksi manual untuk membangun sebuah bahtera.

Finkel juga termasuk salah seorang yang ahli dalam mengartikan skrip Cuneiform kuno. Dia menemukan teks berisi petunjuk untuk membangun Coracle berlingkar dengan diameter 65 meter, dilengkapi dinding setinggi 6 meter. Diperkirakan panjang dan tingginya sama dengan enam bus berlantai dua.

Bahtera Nabi Nuh diperkirakan terbuat dari tali yang berasal dari tanaman sejenis alang-alang, mereka membangun dinding tahan air dengan lapisan aspal, serta hewan yang dimuat masing-masing berpasangan.

Tablet ini awalnya ditemukan di Timur Tengah oleh Leonard Simmons, seorang yang bertugas di RAF antara tahun 1945 hingga 1948. Namun artefak kuno tersebut tidak bisa dianalisa, sehingga tidak ada hasil penelitian apa pun, hingga akhirnya anak Simmons Daouglas membawa artefak tersebut ke British Museum pada tahun 2008.

Dalam catatan sejarah dan literatur yang beredar, kisah bahtera Nabi Nuh tercatat dalam tiga agama utama di dunia, yaitu Kristen, Yahudi, dan Islam. Menurut salah satu kitab, Allah mengirim banjir besar sebagai hukuman atas suatu umat, dan mengatakan kepada Nabi Nuh untuk membangun sebuah bahtera serta mengisi kapal dengan pengikutnya, dan setiap jenis hewan berpasangan.

Kisah yang diungkapkan Irving Finkel setidaknya menambah sederatan dokumen sejarah penting tentang adanya banjir besar. Apakah yang dimaksud dalam tulisan tersebut adalah Nuh seperti yang diceritakan dalam Alkitab?

Di tahun 2010, sekelompok penjelajah Cina dan Turki meyakini adanya peninggalan bahtera Nabi Nuh di atas Gunung Ararat, Turki. Tetapi menurut Profesor Martin Biddle, profesor dari Universitas Oxford tidak ada bukti apa pun yang memperkuat mitos keberadaan bahtera Nabi Nuh yang ditemukan di Gunung Ararat.

Share:

Misteri Munculnya Sinyal dari Makhluk Asing di Planet Lain


Suatu malam, saat musim panas di tahun 1977, Jerry Ehman, seorang relawan untuk SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence), mungkin menjadi orang pertama yang menerima pesan tak disengaja dari dunia yang asing.

Sinyal yang diterimanya itu berlangsung selama 72 detik. Lamanya sinyal diukur dengan menggunakan alat yang biasa digunakan Ehman.

Sinyal itu sangat kuat, dan tampaknya telah dikirim dari suatu tempat yang jauh dari bumi, yakni berasal dari konstelasi rasi bintang Sagitarius yang berdekatan dengan bintang Sagittarii, dan terletak dalam jarak 120 tahun cahaya.

Ehman menulis kata-kata "Wow!" pada cetakan asli dari sinyal, sehingga dikenal dengan nama "Wow Signal!".

Semua upaya untuk melacak kembali sinyal itu selalu gagal, sehingga menyebabkan banyak kontroversi dan misteri mengenai asal-usul dan maksud sinyal itu dikirim ke bumi.

Share:

Tuesday, February 8, 2022

Serangga Terbesar di Dunia

 1. Titan beetle


Hutan hujan Amazon adalah rumah bagi banyak kumbang yang besar, salah satu yang terbesar adalah kumbang titan, Titanus giganteus.

Serangga raksasa ini memiliki rahang yang dapat mematahkan pensil, dan dilaporkan mereka dapat merobek daging manusia. Seperti banyak kumbang, kumbang titan dapat memancarkan suara mendesis keras ketika terancam.

2. Giant stick insects

Serangga besar lainnya adalah Giant stick insects, yang mampu menyembunyikan diri dari pemangsa diantara cabang, ranting dan dedaunan. Giant stick insects dari Asia Tenggara adalah yang terpanjang, dapat tumbuh sekitar 2 kaki panjangnya.

Beberapa spesies dapat menghasilkan zat semprot berbau menyengat, tetapi kebanyakan tidak berbahaya dan sering disimpan sebagai binatang peliharaan.

3. Giant Weta

Terdapat di Selandia Baru, wetas raksasa adalah serangga besar yang terkait dengan jangkrik. Wetas raksasa terbesar dapat mencapai berat lebih dari 70 gram (sekitar 2,5 ons). Mereka dapat berbobot lebih dari burung gereja. Dengan ukuran tubuh sepanjang sekitar 4 inci tidak termasuk kaki dan antena.

4. Goliath beetle

Berdasarkan berat dan besarnya, kumbang goliath adalah termasuk serangga terbesar. Berasal dari Afrika, yang jantan bisa tumbuh lebih dari 4 inci, dan berat 100 gram (3,5 ons) pada tahap larva mereka. Meskipun mereka vegetarian di alam bebas, mereka sering makan makanan anjing dan kucing.

5. Atlas Moth

Biasa ditemukan di kepulauan Melayu, serangga ini besarnya seperti seekor burung. Mereka begitu besar sehingga kepompong mereka kadang-kadang digunakan sebagai dompet di Taiwan.

Luas total sayap mereka dapat mencapai 60 inci persegi dan lebarnya setidaknya 1 kaki .Ulat Atlas dapat lebih dari satu inci tebalnya.

6. Tarantula Hawk

Tawon besar ini sangat besar dan ganas, mereka mampu berburu dan makan tarantula. Terdapat kait di kaki mereka yang mereka gunakan untuk mendapatkan korban mereka, dan penyengat mereka (yang panjangnya sepertiga inci) dinilai sebagai salah satu yang paling menyakitkan di dunia.Untungnya, sebagian besar jinak kecuali diganggu.

7. Giant Burrowing Cockroach

Juga disebut kecoa badak, serangga ini adalah kecoa terberat di dunia. Beberapa orang mengatakan bahwa mereka adalah hewan peliharaan yang baik. Ditemukan di Australia, serangga ini dapat hidup selama 10 tahun dan dapat tumbuh lebih dari 3 inci panjangnya.

8. Queen Alexandra's Birdwing

Kupu-kupu terbesar di dunia, Queen Alexandra birdwing dapat memiliki lebar sayap lebih dari 1 kaki. Hanya ditemukan di daerah terpencil di Papua New Guinea, raksasa yang indah ini sudah dianggap terancam punah.

9. Giant Water Bug

Serangga ini sangat besar, juga dikenal sebagai kutu buaya, bisa mencapai panjang menyaingi beberapa kumbang terbesar di dunia.

Dikenal sebagai predator rakus di sungai dan kolam di mana mereka tinggal, serangga air raksasa ini dapat memberikan gigitan menyakitkan.

Meskipun demikian, di Thailand mereka dianggap sebagai makanan yang lezat, dan sering dipanen dan dikumpulkan dengan menggunakan lampu yang dapat menarik perhatian serangga.
Share:

Monday, February 7, 2022

NASA Telah Menemukan Alam Semesta Paralel, tapi Merahasiakannya?


Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) membantah telah menemukan alam semesta paralel (parallel universe), isu yang ramai diperbincangkan oleh warganet selama satu minggu ke belakang.

Dalam alam semesta paralel itu, waktu diklaim bergerak mundur dan bukan berjalan ke depan.

Artikel-artikel itu bersumber dari sumber informasi yang sama, yakni dari New Scientist, dengan judul berita 'We may have spotted a parallel universe going backwards in time'.

Penemuan itu diklaim berasal dari proyek eksperimen NASA, yaitu Antarctic Impulsive Transient Antenna (ANITA), proyek untuk dapat mendengarkan alam semesta melalui partikel bermuatan energi tinggi atau biasa disebut dengan neutrino.

Peneliti utama dalam proyek ANITA, Peter Gorham, mengatakan, berita NASA menemukan dunia paralel adalah sebuah kesalahpahaman, dan sangat disayangkan bagi aktivitas jurnalisme.

"Berita-berita itu adalah jurnalisme yang sangat disayangkan, dan laporan awal dari Daily Star hanya mengada-ada tentang diri saya dan percobaan kami," kata Gorham.

Berita New Scientist itu bersumber dari laporan ANITA yang telah berusia dua tahun. Bahkan berita New Scientist ini sudah dipublikasi sejak 8 April lalu. Namun berita ini viral setelah media seperti New York Post hingga Daily Star menggunakan judul-judul yang menarik perhatian pembaca.

Judul-judul berita seperti 'NASA mengungkap bukti alam semesta paralel yang aneh, di mana fisika waktu beroperasi secara terbalik', hingga "Para ilmuwan mungkin baru saja menemukan bukti alam semesta paralel".

Dilansir dari Forbes, berita di New Science juga mengacu pada laporan IceCube Neutrino Observatory yang menunjukkan bahwa manusia perlu mempertimbangkan penjelasan alternatif untuk menjelaskan data ANITA.

Para ilmuwan di IceCube Neutrino Observatory kemudian mencoba mencari sumber sinyal-sinyal neutrino intens. IceCube menindaklanjuti pengamatan ANITA dan menyarankan model standar fisika tidak dapat menjelaskan peristiwa aneh ini.

Proyek ANITA

ANITA adalah upaya mendengarkan alam semesta lewat partikel Neutrino. Partikel-partikel ini tidak menimbulkan ancaman bagi bumi, dan melewati sebagian besar benda padat tanpa disadari siapa pun.

Beberapa penelitian menduga 100 triliun neutrino melewati tubuh manusia setiap detik. Neutrino jarang berinteraksi dengan materi, tapi bisa menghasilkan hujan partikel sekunder yang dapat dideteksi, yang memungkinkan manusia untuk menyelidiki dari mana mereka berasal di alam semesta.

ANITA sendiri merupakan antena radio yang menempel pada balon helium yang terbang 37 ribu meter di atas lapisan es Antartika, ketinggian setara dengan empat kali tinggi penerbangan komersial. Pada ketinggian seperti itu, antena bisa mendengarkan suara kosmos (alam semesta).

Dilansir dari CNET, selama bertahun-tahun ANITA telah mendeteksi beberapa peristiwa "anomali". Alih-alih neutrino berenergi tinggi mengalir dari luar angkasa, neutrino malah berasal dari dalam Bumi. Temuan anomali ini tidak dapat dijelaskan oleh ilmu fisika manusia saat ini.

"Peristiwa ANITA yang tidak biasa telah diketahui dan didiskusikan sejak 2016. Setelah empat tahun tidak ada penjelasan yang memuaskan tentang peristiwa anomali yang dilihat oleh ANITA, sehingga ini sangat membuat frustrasi, terutama bagi mereka yang terlibat," kata anggota terhormat Lembaga Antariksa Australia (CSIRO), Ron Ekers.

Share:

Wednesday, February 2, 2022

Ilmuwan Rusia Menemukan Tanda-tanda Makhluk Hidup di Planet Venus


Beberapa benda yang menyerupai makhluk hidup terdeteksi dalam sejumlah foto yang diambil mesin pendarat atau penjelajah "probe" milik Rusia. Demikian laporan sebuah artikel yang diterbitkan majalah Solar System Research, seperti dikutip dari laman Zeenews.
Leonid Ksanfomaliti, dari Lembaga Penelitian Ruang Angkasa Rusia Academy of Sciences, menerbitkan sebuah penelitian yang menganalisis foto-foto dari misi Venus, hasil sebuah mesin pendarat "probe" Soviet, Venus-13. Foto-foto itu menampilkan beberapa sejumlah objek yang mirip sebuah "disk", "flap hitam", dan "kalajengking".

Menurut para ilmuwan, semua benda itu "muncul, berfluktuasi, dan menghilang", dengan merujuk ke lokasi mereka yang berpindah, seperti tampilan pada foto lainnya dan jejak-jejak di tanah.

"Bagaimana bisa kita melupakan teori-teori saat ini tentang tidak adanya kehidupan di Venus? Sekarang, marilah kita dengan yakin menyarankan bahwa fitur morfologi objek itu akan memungkinkan kita untuk mengatakan bahwa mereka hidup," kata Ksanfomaliti.

Teori Venus sebelumnya menyatakan bahwa tidak ada data bukti keberadaan kehidupan di Venus, dengan suhu tanahnya yang mencapai 464 derajat Celcius.



 

Share:

Tuesday, February 1, 2022

Lubang Ozon Terbesar di Atas Kutub Utara Akhirnya Tertutup

 

Lubang terbesar di lapisan ozon, yang pernah terdeteksi di Kutub Utara, telah tertutup, hampir sebulan setelah ditemukan.

Pada akhir Maret, sejumlah ilmuwan di Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) melihat apa yang mereka sebut "celah besar yang belum pernah terjadi sebelumnya" di atmosfer, menjulang di wilayah Arktika.

Dalam waktu relatif cepat, celah itu lantas berkembang menjadi lubang terbesar yang pernah mereka pantau di belahan bumi utara.

Lubang besar di atmosfer itu kira-kira ukurannya sebesar Pulau Greenland, yang membentang di permukaan lapisan es yang luas di wilayah kutub.

Namun demikian, pada 23 April, ada kabar baik: "Lubang ozon di Belahan Bumi Utara 2020 (2020 Northern Hemisphere) yang belum pernah terjadi sebelumnya telah berakhir," demikian cuitan CAMS dalam akun Twitter.

Mengapa keberadaan ozon penting?

Keberadaan lapisan ozon menjadi penting, karena melindungi Bumi dari terpaan sinar matahari yang berbahaya. Sebagian besar molekul ozon Bumi tersimpan di lapisan kedua atmosfer Bumi, yaitu di di stratosfer.

Pada ketinggian antara 10 hingga 40 km di atas Bumi, lapisan ozon merupakan salah-satu perisai paling efektif terhadap radiasi ultraviolet.

Adanya celah pada pelindung ini dapat memengaruhi laju pencairan es, memberi tekanan lebih besar pada sistem kekebalan organisme hidup, dan meningkatkan risiko kanker kulit dan katarak bagi manusia.

Meskipun ada celah kecil di lapisan ozon di atas wilayah Kutub Utara sebelumnya, hal ini adalah "pertama kali Anda dapat berbicara tentang lubang ozon yang nyata di Kutub Utara", demikian menurut CAMS.

Bagaimana lubang itu muncul dan menghilang?

Lembaga CAMS mengatakan, lubang yang tumbuh cepat itu merupakan dampak dari kondisi cuaca yang tidak lazim di wilayah Kutub Utara.

Ketika angin kencang menjebak udara dingin di atas lapisan es selama beberapa pekan secara berturut-turut, kondisi itu menciptakan apa yang oleh para ilmuwan sebut "pusaran kutub (polar vortex)" - kekuatan hebat yang berputar sendiri dan menghasilkan dampak yang cukup untuk merobek lubang ozon di lapisan stratosfer.

Meskipun celah itu sekarang tertutup, para ilmuwan mengatakan ozon bisa terbuka lagi jika kondisi meteorologis memungkinkannya.

"Lubang ozon Arktika ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kebijakan karantina wilayah (lockdown) terkait virus corona, tetapi lebih disebabkan pusaran kutub yang kuat dan belangsung lama," kata CAMS dalam sebuah cuitannya.

"Lubang ozon ini pada dasarnya gejala dari persoalan penipisan ozon yang lebih besar. Kali ini lubang ozon di atas Kutub Utara tertutup karena siklus tahunan lokal, bukan penyembuhan jangka panjang. Tapi, ada harapan: lapisan ozon juga dapat pulih, namun perlahan," tambahnya.

Lubang ozon di Antartika masih terbuka

Keberadaan lubang di atas wilayah Kutub Utara adalah peristiwa langka, namun demikian ada lubang yang jauh lebih besar yang terbuka kembali setiap tahun di Antartika, selama 35 tahun terakhir.

Meskipun ukurannya bervariasi dari tahun ke tahun, tidak ada tanda-tanda lubang ozon di Antartika akan tertutup selamanya.

Proses pemulihan yang berjalan lambat terjadi sejak ada penggunaan CFC (Chlorofluorocarbon) - yang kemudian dilarang pada tahun 1996. CFC adalah bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan aerosol, busa, pelarut, dan pendingin.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), lubang ozon Antartika telah menyusut sekitar 1% hingga 3% per dekade sejak tahun 2000.

Sejauh ini, penyusutan terkecil secara keseluruhan pada lapisan ozon di atas Antartika tercatat pada tahun lalu (2019), tetapi WMO memperkirakan lapisan ozon ini tidak akan pulih sepenuhnya sampai setidaknya pada tahun 2050.
Share:
Click to learn more...
close
close
Vivian.Pimtha. Powered by Blogger.

Find Us On Facebook

Random Posts

Social Share

Flickr

Sponsor

Agen Togel Online Image may contain: outdoor

Recent Comments

Contributors

Popular Posts

Popular Posts

Agent togel Singapore online terpercaya , bandar togel, agen togel, judi online, buku mimpi, togel singapore, togel sidney, togel sydney, togel sabang, togel hongkong, togel johor, agen togel singapore, agen togel online, agen togel terpercaya Agent togel Singapore online terpercaya , bandar togel, agen togel, judi online, buku mimpi, togel singapore, togel sidney, togel sydney, togel sabang, togel hongkong, togel johor, agen togel singapore, agen togel online, agen togel terpercaya

Unordered List

Pages

Theme Support