Welcome to my Blog ^^

Thursday, October 13, 2022

Atlas Kuno Milik Para Penjelajah Dunia Kini Dilelang di Inggris


Dahulu kala, mereka digunakan oleh para penjelajah seperti Christopher Colombus untuk menavigasi laut dan menemukan benua. Namun, kini, peta kuno paling berpengaruh di dunia akan dilelang di London, Inggris, pada 15 Mei mendatang. 

Di antara 400 koleksi, terdapat 1472 ‘T-O’, atlas cetak pertama di dunia yang menunjukkan bagaimana Bumi diatur berdasarkan konsep agama Kristen.

Atlas tersebut memperlihatkan benua Asia, Afrika, dan Eropa, dalam tiga bagian. Benua Eropa dan Afrika memenuhi empat sisi atlas. Sementara, Asia memenuhi setengah bagian atasnya.

Sebuah lingkaran mengelilingi tiga benua yang menandakan lautan dan menunjukkan bahwa Bumi itu bulat.

Atlas tersebut menunjukkan bagaimana Laut Tengah memisahkan benua Eropa dan Afrika. Juga bagaimana Laut Merah dan sungai Don memisahkan kedua benua itu dari Asia.

Selain menampilkan bentuk Bumi dengan detail, di dalam atlas itu,  terdapat gambar putra-putra Nabi Nuh di sekitar benua.

Atlas yang terdapat dalam buku karangan Saint Isidore of Seville tersebut, diharapkan bisa terjual dengan harga sekitar 40 ribu poundsterling hingga 60 ribu poundsterling, pada acara pelelangan Sotheby di London

Peta penting lainnya adalah koleksi atlas pertama yang menggunakan garis bujur dan lintang.

Dibuat oleh kartografer, astronom, dan filsuf terkenal, Claudius Ptolemaus, atlas itu menjadi salah satu contoh paling awal yang pernah dibuat.

Nilai lelang atlas dari abad ke-2 ini diperkirakan mencapai 80 ribu poundsterling – termahal di antara koleksi lainnya.


Francesco Berlinghieri, seniman Italia, membantu membuat peta tersebut dan menambahkan tampilan artistik: 12 kepala angin yang mengelilingi peta.

Atlas tersebut diyakini pernah digunakan oleh Christoper Columbus saat ia tak sengaja menemukan ‘Dunia Baru’.

Cecilie Gasseholm, dari pelelangan Sotheby, mengatakan: “Ptolomeus menggunakan perhitungannya sendiri tentang ukuran Bumi saat membuat peta tersebut.”

“Saat Christopher Columbus berlayar dari Spanyol pada 1492, ia menggunakan perhitungan tersebut sebagai petunjuk pelayaran. Namun, ternyata itu kurang akurat sehingga mengakibatkan kolonisasi Spanyol di Amerika,” tambahnya.

Selain kedua atlas tersebut, ada beberapa peta kuno lainnya. Beberapa di antaranya, tampil dengan visual mencolok dan penuh kemewahan. Ia juga dihiasi dengan sketsa dan ilustrasi berwarna.


Yang lainnya, memiliki bentuk yang lebih besar – kemungkinan akan menjadi dekorasi dinding kantor para pebisnis.

Peta-peta dari abad ke-16 hingga 19, menunjukkan perkembangan pemahaman manusia tentang dunia.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Click to learn more...
close
close

Blog Archive

Vivian.Pimtha. Powered by Blogger.

Find Us On Facebook

Random Posts

Social Share

Flickr

Sponsor

Agen Togel Online Image may contain: outdoor

Recent Comments

Contributors

Popular Posts

Popular Posts

Blog Archive

Agent togel Singapore online terpercaya , bandar togel, agen togel, judi online, buku mimpi, togel singapore, togel sidney, togel sydney, togel sabang, togel hongkong, togel johor, agen togel singapore, agen togel online, agen togel terpercaya Agent togel Singapore online terpercaya , bandar togel, agen togel, judi online, buku mimpi, togel singapore, togel sidney, togel sydney, togel sabang, togel hongkong, togel johor, agen togel singapore, agen togel online, agen togel terpercaya

Unordered List

Pages

Theme Support